Akhlak kepada Nabi Muhammad Saw. merupakan konsekuensi logis dari akhlak kepada Allah Swt. Rasulullah Saw. dan juga para rasul yang lain merupakan utusan Allah yang menyampaikan pesan-pesan Allah kepada umat manusia. Allah Swt. menurunkan wahyu-wahyu-Nya kepada manusia melalui para rasul-Nya mulai Nabi Adam a.s. hingga Nabi Muhammad Saw.
Maksudnya: "Oleh itu, berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kalimah-kalimah-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia (Rasulullah SAW) supaya kamu beroleh hidayah petunjuk". SIDANG JEMAAH YANG DIRAHMATI ALLAH, Kedua, mencintai Rasulullah SAW merupakan wasilah bagi memperoleh rahmat Allah SWT.
Ibnu Taimiyah menyatakan, tidak berbeda dengan akhlak kita kepada Rasul-Nya, siapapun Rasul dan Nabi itu, sesungguhnya Allah Swt. Maha Adil lagi Maha Bijaksana. Allah Swt. memerintahkan para Rasul agar ajaran dan agama mereka satu, tanpa ada perbedaan di dalamnya. Dalam Shahih Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Nabi Saw. bersabda, "Wahai
hal yaitu dapat berbentuk akhlak baik dan akhlak buruk. Dengan demikian akhlak dapat dilatih maupun dididikkan. Pendekatan yang dilakukan dalam hal mendidikkan akhlak ini dapat berupa latihan, tanya jawab serta mencontoh dan bisa juga dilakukan melalui pengetahuan (kognitif) seperti dengan jalan da‟wah, ceramah dan diskusi. 2.
Akhlak beliau memadukan antara pemenuhan terhadap hak Allah, sebagai Tuhannya dan penghargaan kepada sesama manusia. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah seorang hamba yang banyak sekali bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas nikmat-nikmatNya dan sering bertaubat dan beristigfar.
View flipping ebook version of Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT. Kelas 4 semester 1 published by firistayufi on 2022-05-22. Interested in flipbooks about Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT. Kelas 4 semester 1? Check more flip ebooks related to Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT. Kelas 4 semester 1 of firistayufi. Share Beriman kepada Nabi dan Rasul Allah SWT.
Akhlak kepada Nabi Muhammad Saw. merupakan konsekuensi logis dari akhlak kepada Allah Swt. Rasulullah Saw. dan juga para kepada) Allah dan rasul-rasul-Nya, dengan mengatakan: 'Kami beriman kepada yang sebahagian dan kami kafir terhadap sebahagian (yang lain)', serta bermaksud (dengan perkataan itu) mengambil jalan (tengah) di antara
Kemudian baginda pun menyatakan kepada sekalian makhluk hidup dibumi, bahwasanya Allah amat mencintai akhlak dan budi pekerti yang mulia seraya membenci akhlak dan kelakuan jahat. Allah Taala telah melengkapkan pribadi Rasulullah s.a.w. dengan kelakkuan yang tinggi dan siasah yang sempurna, padahal baginda itu seorang ummi, tidak pandai menulis
beriman harus beriman kepada Rasul Allah dengan baik. Aktivitas Peserta Didik: 1. Carilah dalil naqli baik dalam al-Qur'an maupun hadits lain yang berisi tentang Iman kepada Rasul Allah selain yang sudah diungkapkan di atas! 2. Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas! Aktivitas 8.3 3. Jumlah dan Nama-Nama Nabi Berapa jumlah nabi dan
kepercayaan kepada Allah, kepada Rasul-Nya dan kepada hari akhir tanpa terikat diriwayatkan oleh al-Tirmidzi, lihat Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, e-bo ok Shahih Sunan Tirmidzi, Bab. 38
kPD5snA.